Kabupaten Padang Lawas Utara

From Wiki Aswaja NU
Share/Save/Bookmark
Jump to: navigation, search

Contents

Geografis

Kabupaten Padang Lawas Utara Terletak di Propinsi Sumatera Utara. Secara Geografis terletak pada garis 1⁰13’50’’ - 2⁰2’32’’ Lintang Utara dan 99⁰20’44’’ - 100⁰19’10’’ Bujur Timur. Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Labuhan Batu, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan, sebelah timur berbatasan dengan Propinsi Riau, dan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Padang Lawas. Luas wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara adalah 3918,05 km² dengan ketinggian berkisar 0-1915 m diatas permukaan laut.

Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara dipusatkan di Gunungtua kecamatan Padang Bolak. Pemberian nama-nama daerah di Kabupaten Padang Lawas Utara pada umumnya dengan penamaan bahasa daerah. Bahasa yang digunakn adalah bahasa Batak Mandailing, dan kondisinnya memang sessuai dengan letak georafisnya. Nama Padang Lawas diambil dari bahasa batak,”Padang” berarti tanah datar, “Lawas” berarti luas, Padang Lawas Utara berarti tanah yang luas. Karena sesuai dengan topografinya wilayah Padang Lawas Utara memiliki kondisi tanah yang luas dan biasanya jarang di tumbuhi pohon, dan hanya pohon tertentu yang relatif banyak, seperti : pohon Balakka (Sejenis Pohon Maja), pohon Hapadan, Haramoting, dan lain-lain.Sehingga tidak heran nama padang di daerah Padang Lawas Utara banyak pemberian nama padang seperti Padang Bolak, Padang Manjoir dan lain-lain.

Daerah Padang Lawas Utara terkenal dengan pertanian dan perkebunan, Mata pencaharian dibidang pertanian hampir di seluruh wilayah padang lawas Utara seperti tanaman padi, sedangkan bidang perkebunan yang paling cocok adalah karet, ubi kayu, sawit, dan tanaman palawija. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Lawas Utara,Pada tahun 2007 produktivitas padi mencapai 45,27 kuintal/Ha sedangkan pada tahun 2008 mencapai 47,86 kuintal/Ha. Ini membuktikan banyak penduduk yang bertani.

Titik pengeplotan kawasan perkebunan tidak bisa dipusatkan karena semuanya menyebar. Kepemilikan lahan pada umumnya individual. Selain itu dengan kondisi topografi Padang lawas utara yang memiliki banyak padang (tanah) yang luas, maka tidak heran di kampung-kampung banyak penduduk desa memelihara ternak seperti kerbau, sapi dan kambing. Biasanya juga para penduduk memelihara berpuluh-puluh ekor. Kondisi seperti ini memang cocok untuk wilayah tertentu di Kabupaten Padang Lawas Utara.


Demografi

Berdasarkan hasil pencacahan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kabupaten Padang Lawas Utara sementara adalah 223.049 orang, yang terdiri atas 112.098 laki-laki dan 110.951 perempuan. Dari hasil SP2010 tersebut masih tampak bahwa penyebaran penduduk Kabupaten Padang Lawas Utara masih bertumpu di Kecamatan Padang Bolak yakni sebesar 26,13 persen, kemudian diikuti oleh Kecamatan Simangambat sebesar 20,9 persen, sedangkan kecamatan-kecamatan lainnya di bawah 20 persen.

Kecamatan Padang Bolak, Simangambat, dan Halongonan adalah 3 kecamatan dengan urutan teratas yang memiliki jumlah penduduk terbanyak yang masing-masing berjumlah 58.285 orang, 46.731 orang, dan 28.938 orang. Dengan luas wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara sekitar 3.918,05 kilometer persegi yang didiami oleh 223.049 orang maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Padang Lawas Utara adalah sebanyak 57 orang per kilo meter persegi. Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Portibi yakni sebanyak 163 orang per kilo meter persegi sedangkan yang paling rendah adalah Kecamatan Padang Bolak Julu yakni sebanyak 41 orang per kilo meter persegi.


Sejarah

Sebelum kemerdekaan Indonesia, yaitu pada masa Penjajahan Belanda, Wilayah Padang Lawas Utara yang sebelumnya Tapanuli Selatan disebut AFDELLING PADANGSIDIMPUAN(dalam bahasa belanda Afdelling berarti departemen) yang dikepalai oleh seorang Residen yang berkedudukan di Padangsidimpuan. AFDELLING PADANGSIDEMPUAN membawahi oder afdeling yang dikepalai oleh Contreler (pengawas), dan oder afdeling membawahi distrik. Jika dikaitkan dalam pemerintahan AFDELLING adalah suatu pemerintahan lokal, dan membawahi beberapa cabang wilayah dibawahnya dan tentu saja setiap bagian wilayah memilki pemimpin daerah.

Setelah RI menerima kedaulatan pada akhir tahun 1949, maka pembagian Daerah Administrasi Pemerintahan mengalami perubahan pula. Selain itu juga dengan keluarnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1998 dan disyahkan pada tanggal 23 Nopember 1998 tentang pembentukan Kabupaten Mandailing Natal maka Kabupaten Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Mandailing Natal (ibukotanya Panyabungan) dengan jumlah daerah Administrasi 8 Kecamatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (ibukotanya Padangsidimpuan) dengan jumlah daerah administrasi 16 Kecamatan.

Dengan akomodasi Pemerintahan yang semakin meningkat, maka beberapa dekade sering terjadi pemekaran daerah baik kecamatan maupun Kabupaten. Contohnya kecamatan Sipirokdimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu kecamatan Sipirok dengan ibukotanya Sipirok dan Kecamatan Arse ibukotanya Arse (tahun 1999), Kecamatan Portibi dimekarkan dari kecamatan Padang Bolak (tahun 2002), serta beberapa kecamatan lain. Kabupaten Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi 3 daerah kabupaten, yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara (ibukotanya Gunung Tua) dengan jumlah daerah Administrasi 8 Kecamatan ditambah 10 desa dari Wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Timur dan Kabupaten Padang Lawas (ibukotanya Sibuhuan) dengan jumlah daerah administrasi 9 Kecamatan sedangkan Kabupaten Tapanuli Selatan (ibukotanya Sipirok) dengan jumlah daerah administrasi 11 Kecamatan.

Kabupaten Padang Lawas Utara merupakan Kabupaten pemekaran Baru dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2007. Dasar hukum pendirian Kabupaten Padang Lawas Utara adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2007 dan disyahkan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang pembentukan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 dan disyahkan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang pembentukan Kabupaten Padang Lawas maka. Saat ini adalah pemerintahan pertaman oleh bupati Bachrum Harahap.


Wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara


Pesantren

Pesantren di Kabupaten Padang Lawas Utara


Pengurus Nahdlatul Ulama

PCNU Kabupaten Padang Lawas Utara


Tokoh

Tokoh di Kabupaten Padang Lawas Utara





Sumber :

http://sp2010.bps.go.id

http://earthscience-earthengineering.blogspot.com

Personal tools
Namespaces

Variants
Actions
Navigation
Toolbox